PROFIL NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

                                 Sumber : https://www.kompas.com/skola/read 

1.      Nama Negara

Negara ini bernama Republik Indonesia  atau secara lengkapnya disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

                                    Sumber : https://www.tataruang.id/    

2.      Letak

a.       Letak astronomis

Secara astronomis, Negara Kesatuan Republik Indonesia berada pada 60 LU – 110 LS dan 950 BT – 1410 BT. Beberapa pulau yang ada di Indonesia terletak digaris ekuator. Garis ekuator itu adalah suatu garis khayal pada peta maupun globe yang membagi bumi menjadi dua bagian yang sama besar, yaitu bagian utara dan bagian selatan. Garis ekuator terletak di garis lintang 00, sehingga dapat dikatakan wilayah negara Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa atau garis lini Oleh karena itu siang dan malam memiliki waktu yang hampir sama, yaitu 12 jam.  Hal ini juga menyebabkan Indonesia termasuk wilayah yang beriklim tropis.

Kepulauan Indonesia membentang dari Utara ke selatan. Pulau yang terletak di titik 60 LU adalah Pulau We yang ada di bagian utara, kemudian pulau yang berada dititik 110 LS adalah pulau Rote berada di bagian selatan, sementara titik 950 BT ada pulau Sabang yang merupakan pulau yang berada di bagian timur. Pulau yang berada di titik 1410 BT ada pulau Merauke yang merupakan wilayah terluar di bagian barat Indonesia.

 

b.      Letak Geografis

Secara geografis Indonesia merupakan Negara yang strategis yaitu Negara yang terletak diantara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia, serta terletak diantara 2 Samudera (samudera Hindia dan Samudera Pasifik). Adapun batas geografis Negara Indonesia adalah sebagai berikut :

-          Bagian Utara berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Laut Cina Selatan, Selat Malaka dan Samudera Pasifik

-          Bagian timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudera Pasifik

-          Bagian Selatan berbatasan dengan Timor Leste dan Samudera Hindia

-          Bagian barat berbatasan dengan Samudera Hindia dan Peraian Hindia.

3.      Ibukota Negara

Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia berada di Propinsi DKI Jakarta yang berada di Pulau Jawa.

4.      Luas wilayah

Menurut data yang dilansir sumber belajar kemendikbud menyebutkan data luas wilayah indoesia sebagai berikut :

-          Luas wilayah daratan                   : 1.919.440 Km2

-          Luas wilayah lautan                     : 3.273.810 Km2

-          Luas wilayah total                        : 5.192.510 Km2

5.      Identitas nasional



Berikut ini identitas nasional dari Negara Kesatuan Republik Indonesia:

-          Dasar Negara                   : Pancasila

-          Bahasa nasional                : bahasa Indonesia

-          Lagu kebangsaan              : Indonesia Raya

-          Bendera Negara               : Bendara merah Putih

-          Semboyang Negara          : Bhinneka Tunggal Ika

-          Konstitusi Negara            : UUD Tahun 1945

-          Bentuk Negara                 : Negara Kesatuan Republik Indonesia

6.      Keadaan pendiuduk

Berdasarkan hasil sensus tahun 2000 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik atau BPS, jumlah penduduk di negara Indonesia yaitu 202,9 juta jiwa. Banyaknya jumlah penduduk tersebut, menjadikan negara Indonesia menduduk peringkat ke empat di dunia, setelah Cina, India, dan Amerika Serikat.

a.       Suku Bangsa yang mendiami

Secara garis besar, suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia terdiri atas 1.340 suku bangsa. Suku bangsa yang terbesaradalah dari Suku Jawa yang mencapai 41% penduduk Indonesia. Selain itu, suku bangsa yang lain adalah ;

-          Pulau Sumatera ; suku yang mendiami Sumatera adalah Aceh, suku Minangkabau, suku Batak, Mandailing, Karo, Pakpak dan Melayu Pesisir, Minagkabau, dan Rejang

-          Pulau Jawa ; suku Betawi, Jawa, Sunda dan Madura,

-          Pulau Kalimantan ; Suku Dayak, dan Banjar, Melayu, Kutai, Berau, Bajau

-          Pulau Sulawesi ; Suku Bugis, Makassar, Mandar, Toraja, Duri, Bajo, Tolaki, To Balo, dan lainnya, Minahasa, Mongondaow, sangir, kalili, Rampi,Banggai

-          Pulau Bali & Nusa Tenggara ; Suku Bali dan Sasak

-          Pulau Maluku dan Papua : Suku Buru, Asmat,Ambon, Nuaulu, Wemale, Tanimbar, Dani, Bauzi,

b.      Agama

Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Agama lain yang ada dan resmi diIndonesia adalah Kristen, katolik, Hindu,Budha, dan Konghuchu.

c.       Mata pencaharian

Sebagai Negara agraris, sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Selain itu, karena Indonesia adalah Negara kepulauan yang wilayah peraiarannya lebih luas, maka banyak juga penduduk Indonesia berfrofesi sebagai nelayan. Mata pencaharian lainnya adalah pedagang/wiraswasta, mata pencaharian lainnya adalah di sector Industri dan jasa. Pada sector Industri, penduduk berprofesi sebagai pekerja industry, tukang batu, montir, dan buru. Untuk sector jasa,penduduk Indonesia ada yang berprofesi sebagai PNS, TNI Polri, Guru, tenaga kesehatan, karyawan.

d.      Adat istiadat

Penduduk Indonesia yang berasal dari aneka ragam suku bangsa menyebebkan kekayaan adat istiadat dalam setiap suku bangsa yang ada. Adat istiadat yang menjadi ciri khas dari penduduk Indonesia adalah salah satunya budaya Gotorng royong. Tiap suku bangsa memiliki budaya gotong royong dan penamaannya berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Tiap suku bangsa memiliki upacara adat yang berbeda dan ini memberikan nilaitambah bagi kekayaan budaya yangada di wilayah Negara Indonesia.

7.      Keadaan alam

Letak geologis negara Indonesia sangat erat hubungannya dengan sistem pegunungan yang ada di negara Indonesia. Indonesia bagian barat dilalui oleh deretan pegunungan Muda Mediterania, di mana ketika sampai di negara Indonesia menjadi bagian dari pegunungan Himalaya, dengan sifat batuan yaitu basa. Sedangkan, bagian tengah dan timur negara indonesia dilalui oleh Deretan pegunungan Sirkum Pasifik dengan sifat batuan yaitu asam.

Pengaruh dari letak geologis terhadap letak geografis negara Indonesia, yaitu sebagai berikut.

ü  Negara Indonesia memiliki beberapa gunung api yang dapat berguna untuk menyuburkan tanah disekitar gunung tersebut.

ü  Sering terjadi gempa bumi di negara Indonesia, terutama gempa bumi tektonik dan vulkanik.

ü  Negara Indonesia kata akan barang – barang tambang, antara lain minyak bumi, batu bara, timah, dan bauksit.

Lebih lanjut, pendapat lain menyatakan bentangan alam di negara Indonesia dibagi menjadi dua, yaitu daratan dan perairan. Daratan di negara Indonesia dibagi menjadi lima macam, yaitu

ü  Daratan rendah dengan ketinggian kurang dari 200 meter di atas permukaan laut.

ü  Daratan tinggi dengan ketinggian 200- 300 meter di atas permukaan laut.

ü  Pegunungan, bentuk pegunungan tersebut bergelombang dan memanjang, sehingga menjadi rangkaian beberapa gunung.

ü  Lembah, letaknya lebih rendah dan diapit oleh pegunungan.

ü  Gunung berarti bukit yang besar. 

Perairan di negara Indonesia dibagi menjadi dua jenis, yaitu.

ü  Perairan darat, terdiri dari sungai, rawa, danau, dan air tanah.

ü  Perairan laut, terdiri dari paparan benua, lereng benua, basin, palung laut, dan punggung laut.

Beberapa jenis perairan akan dijelaskan sebagai berikut.

Danau. Merupakan suatu genangan air yang luas dan dikelilingi oleh daratan. Telaga merupakan danau yang berukuran kecil.

Sungai. Merupakan suatu saluran air yang mengalir menuju laut. Sungai –sungai besar yang ada di negara Indonesia dapat dilayari, sehingga dapat berfungsi sebagai sarana transportasi.

Laut dan lautan. Laut di negara Indonesia menyimpan banyak kekayaan alam yang dapat digunakan oleh manusia untuk sumber perikanan dan kaya akan barang tambang. Selain itu, laut juga digunakan untuk sarana transportasi antar pulau dan antar negara.

Selat. Merupakan suatu laut yang sempit di antara dua pulau.

Berdasarkan penjelasan di atas menunjukkan bahwa negara Indonesia kaya akan bentangan alam. Negara ini memiliki dataran rendah, dataran tinggi, pegunungan, lembah, gunung, dan perairan

8.      Sistem pemerintahan

Indonesia menganut system presidensial, dimana kepala Negara dan kepala Pemerintahan dipegang oleh Presiden. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh pfresiden, kekuasaan legislative dipegang oleh Presiden, DPR dan MPR sebagaimana diatur dalam Pasal 20 ayat 1 UUD 1945.

Presiden dan DPR disebut sebagai pemegang kekuasaan legislatif sehari-hari, sedangkan MPR adalah lembaga legislatif tingkat tertinggi. Meski berkuasa sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, presiden tunduk kepada MPR.

Hubungan presiden dan MPR serta tugas masing-masing diatur dalam Penjelasan UUD 1945 pada Sistem Pemerintahan Negara, berikut:

ü  Presiden dipilih dan diangkat oleh MPR.

ü  Presiden adalah mandataris MPR.

ü  MPR pemegang kekuasaan negara yang tertinggi

ü  Presiden tunduk dan bertanggung jawab kepada MPR

ü  Presiden untergeornet kepada MPR.

ü  Presiden adalah pemegang kekuasaan eksekutif dengan dibantu oleh menteri-menteri negara.

9.      Perekonomian

Sistem perekenomian Indonesia mengacu pada pancasila dan UUD 1945. Secara rincikarakterist system perekonomian Indonesia tertuang dalam UUD 1945 pasal 33 yang berbunyi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asa kekeluargaan. Cabang-cabang produksi yang penting cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.

Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuksebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Perekonomian nasional diseleggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan,berkelanjutan, berwawasan lingkungan,kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonom nasional.

Negara tetap mengakui hak milik perorangan yang tidak bertentagan dengan kepentingan public. Masyarakat indoneaia merupakan bagian yang penting dalam system ekonomi dengan kegiatan produksi yang dilakukan, dipinpin dan diawasi oleh masyarakat.

10.  Hubungan Luar Negeri

Indonesia dalam hubungannya dengan luar negeri menganut system politik bebas aktif. Bebas artinya Indonesia memiliki kebebasan dalam menentukan pandangannya terhadap berbagai permasalahan internasional.

Sedangkan aktif adalah Indonesia secara aktif memperjuangkan perdamaian dunia, memperjuangkan kebebasan, kemerdekaan dan keadilan di seluruh dunia.
Tentang politik luar negeri Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat. Bagian tersebut menyebutkan bahwa "... ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial". Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki corak tersendiri dalam melaksanakan politik luar negerinya

Berikut beberapa poin penting hubungan internasional Indonesia :

1)      Mengirimkan duta besar ke beberapa negara atau menerima duta besar dari negara lain yang menjalin kerja sama dengan Indonesia.

2)      Mendukung gerakan zona bebas nuklir ke kawasan negara-negara anggota Association of Southeast Asian Nation (ASEAN).

3)      Mendukung terselenggaranya ASEAN Free Trade Area (AFTA) di kawasan negara anggota ASEAN.

4)      Turut menentukan tarif rendah untuk beberapa jenis komoditas produk ASEAN melalui program Preference Trading Arrangement (PTA).

5)      Turut berpartisipasi memberantas jaringan terorisme internasional dan peredaran obat-obat terlarang pada tingkat internasional.

6)      Peran Indonesia dalam hubungan internasional yang terakhir adalah turut berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran pelajar dan mahasiswa dari dan ke luar Indonesia.

 Daftar Referensi                                                                  

https://news.detik.com/ diakses pada tanggal 15 Februari 2023

https://repository.penerbitwidina.com/ diakses pada tanggal 15 Februari 2023

https://www.portal-ilmu.com/ diakses pada tanggal 15 Februari 2023

https://www.indonesia-frankfurt.de/ diakses pada tanggal 15 Februari 2023

https://semutaspal.com/indonesia diakses pada tanggal 15 Februari 2023

https://www.tataruang.id/   diakses pada tanggal 15 Februari 2023

https://bpip.go.id/berita diakses pada tanggal 15 Februari 2023

https://www.kompas.com/skola/read diakses pada tanggal 15 Februari 2023

Winarti. 2008. Profil Negara-Negara Asia Tenggara. Kelaten. Cempaka Putih.


Posting Komentar

0 Komentar