PENELITIAN GEOGRAFI

 


A. Pengertian Penelitian Geografi 

Penelitian adalah kegiatan menyelidiki, mengembangkan dan menguji kebenaran secara mendalam untuk memecahkan suatu permasalahan. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) penelitian adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan yang menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum. 

Menurut Soejono Soekanto penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang didasarkan pada analisis dan konstruksi yang dilakukan secara sistematis, metodologis dan konsisten dan bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu manifestasi keinginan manusia untuk mengetahui apa yang dihadapinya. Sedangkan menurut Parson (1946) penelitian adalah pencarian atas sesuatu secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dilakukan terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan. 

Adapun penelitian geografi adalah kegiatan ilmiah yang dilakukan untuk memguji kebenaran dan memecahkan permasalahan georgafi (gejala alam), secara sistematis sebagai objek penelitian. Ciri khas penelitian geografi adalah menggunakan pendekatan keruangan (spasial), kelingkungan (ekologi) dan kompleks wilayah dalam mendapatkan masalah penelitian dan memecahkan masalah tersebut.

                                    Dokumentasi kegiatan pendampingan Penelitian S3 Geografi Budaya 
                                 di Kawasan Adat Ammatowa Tahun 2015. (sumber: Koleksi pribadi)

B. Sifat-Sifat Penelitian Geografi 

Dalam melakukan penelitian geografi harus memahami sifat-sifatnya. Adapun sifat-sifat penelitian geografi diantaranya: 

  1. Menggunakan ilmu pengetahuan sebagai landasan dan dilakukan secara sistematis. 
  2. Penelitian diawali dengan penemuan masalah geosfer. 
  3. Menganalisis lebih mendalam terhadap suatu kajian geosfer. 
  4. Menguji hasil penelitian yang telah dilakukan agar hasilnya lebih akurat. 
  5. Tujuan penelitian geografi adalah memecahkan suatu permasalahan. 

                           Sumber : Dokumentasi pribadi (nampak siswa latihan penggunaan kompas)
                                           Tahun 2010

C. Ciri Khas Penelitian Geografi 

  • Pembuatan dan penggunaan peta ; penggunaan peta berkaitan dengan analisis pendekatan keruangan, kompleks wilayah, dan kelingkungan. keberhasilan penelitian geografi sangat dipengaruhi kemampuan peneliti dalam membaca, menganalisis, menginterpretasikan dan menyajikan peta 
  • Observasi lapangan ; Merupakan salah satu metode pengumpulan data dengan pengamatan langsung di lokasi penelitian. dengan melakukan observasi lapangan, dapat diketahui kebenaran informasi pada peta dan karakteristik khusus  sebagai kerangka kerja

  • Pendekatan dan analisis ; Perbedaan geografi dengan disiplin ilmu lain terletak pada pendekatannya.pendekatan geografi dipecahkan dengan pedoman pertanyaan 5W + 1H (what,when,where,why,who). Pendekatan yang digunakan adalah Pendekatan Kelingkungan (Ecologi Approach), Pendekatan Keruangan (Spasial Approach), dan pendekatan kompleks Wilayah (Regional Apporach 

D. Jenis Penelitian Geografi 

Jenis-jenis penelitian geografi dapat dibedakan berdasarkan tujuan, bentuk dan metode penelitian.

a.       Berdasarkan tujuan, penelitian geografi dapat dibedakan sebagai berikut:

o   Penelitian eksploratif

Penelitian eksploratif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan gagasan dasar mengenai suatu topik permasalahan yang belum diketahui sebelummya, sehingga mampu memberikan definisi atau penjelasan mengenai konsep atau pola. Penelitian ini dikembangkan untuk menjawab pertanyaan what. Sifat dari penelitian ini adalah kreatif, fleksibel, terbuka dan semua sumber dianggap penting

o   Penelitian deskriptif

Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai fenomena geosfer dengan cara mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkaitan dengan fenomena yang diteliti. Penelitian ini menekankan pada cara menemukan makna baru, menjelaskan sebiah kondisi dan mengkategorikan informasi geosfer sesuai fakta yang ada.

o   Penelitian ekspalanatif

Penelitian eksplanatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menguji suatu teori atau hipotesis guna memperkuat atau bahkan menolak teori atau hipotesis pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini bersifat memberikan penjelasan tentang pengetahuan yang teorinya sudah ada sebelumnysehingga terkumpul berbagai generalisasi empiris.

b.      Berdasarkan bentuknya

Penelitian geografi dapat dibedakan sebagai berikut:

1). Studi kasus

Studi kasus merupakan penelitian yang mendalam tentang suatu aspek lingkungan sosial termasuk manusia yang dilakukan sedemikan rupa sehingga menghasilkan gambaran yang lengkap. Studi kasus dilakukan dengan cara studi lapangan dan wawancara.

2). Survei

Survei adalah penelitian yang dilakukan terhadap sekumpulan objek yang jumlahnya banyak dan dalamjangka waktu tertentu. Survei dilakukan untuk menguji kebenaran hipotesis dan mendeskripsikan hubungan antarvariabel.

3).  Eksperimen

Eksperimen adalah suatu penelitian yang berusaha mencari pengaruh variabel tertentu terhadap variabel lainnya dalam kondisi terkontrol, atau dengan kata lain penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian suatu treatment atau perlakukan terhadap subjek penelitian.

 

c.       Berdasarkan metode penelitian

Penelitian geografi dapat dibedakan sebagai berikut:

1)  Penelitian Kualitatif ; Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menyelediki, menemukan, menggambarkan dan menjelaskan kualitas atau keunggulan dari suatu fenomena yang tidak dapat diukur atau dihitung jumlahnya.

2)   Penelitian Kuantitatif ; Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang digunakan untuk memperoleh informasi atau data yang berupa angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui.


E. Langkah Kerja Penelitian Geografi

    1. Menentukan Masalah Penelitian 

Masalah itu adalah kesenjangan antara das sein (Harapan) dan Das Sollen (kenyataan). Kriteria masalah penelitian antara lain menyatakan keterkaitan antara 2 aspek atau lebih, masalah dideskripsikan dengan kalimat tanya, dan ketersediaan data. Sebuah masalah penelitian sangat berperan dalam mengarahkan seorang peneliti untuk melakukan penelitiannya.

Masalah geografi sedikitnya memuat tiga pertanyaan pokok yang menjadi ciri khas Geografi, yaitu What (Peristiwa atau fenomena Apa),  Where (dimana),  dan why (penyebabnya).  Setelah didapatkan masalah, maka dibuatlah rumusan masalah.

Rumusan masalah berbeda dengan masalah

Rumusan masalah adalah suatu pertanyaan yang akan dicari jawaban dan kebenarannya melalui pengumpulan data dan penelitian yang akan dilakukan. Masalah adalah dasar dari perumusan masalah. 

*        Rumusan masalah dinyatakan dalam bentuk pertanyaan penelitian

*        Pertanyaan tersebut harus berlandaskan teori, konsep dan prinsip yang berlaku dalam geografi, yaitu harus mencerminkan keruangan dengan menyebutkan lokasi, penyebaran, asosiasi antar fenomena gejala (relasi, interelasi, interaksi).

*        Beberapa contoh perumusan masalah geografi :

-          Faktor apa yang paling berpengaruh terhadap banjir yang terjadi di kota Makassar ?.

-          Mengapa masyarakat kota Makassar lebih mudah mengalami perubahan budaya ?.

-          Bagaimana kaitan antara hukum adat Kajang dengan pengelolaan hutan masyarakat adat Kajang ?


2. Pendahuluan Penelitian 

Langkah langkah penelitian : observasi masalah – menentukan judul – merumuskan masalah – menentukan tujuan penelitian – menentukan metode penelitian

Observasi Masalah ; Ketika peneliti telah menemukan masalah, hasil pengamatan tersebut perlu diobservasi lebih lanjut. Hasil pengamatannya dapat berupa fenomena fisik dan fenomena sosial.

Penentuan Judul ; Judul yang tepat dapat membuat masalah suatu penelitian menjadi jelas adanya. Peneliti dapat berfokus pada satu masalah saja dan tidak melenceng dari topik penelitian. Judul penelitian memiliki ciri khas, yaitu adanya lokasi dan waktu penelitian, contoh : “Analisis Perubahan Lahan Kota Bulukumba Tahun 2009-2016. 

Perumusan Masalah ; Rumusan masalah disajikan dengan kalimat tanya.Akan tetapi, tidak semua masalah dapat dijadikan rumusan masalah.kondisi ini tergantung keterjangkauan, ketersediaan data, dan kebermanfaatan bagi kehidupan.

Penentuan tujuan penelitian ; Tujuan penelitian harus jelas dan spesifik.Tujuan penelitian disusun berdasarkan rumusan masalah dan judul penelitian.Bentuk tujuan penelitian berupa pernyataan yang menunjukan harapan dari penelitian tersebut

Penentuan metode Penelitian ; dipilih berdasarkan tujuan, bentuk data, dan jenis penelitian


3. Tekhnik Pengumpulan Data 

1.       Populasi  dan Sampel  ; Penelitian memerlukan data yang dapat mewakili kondisi lapangan Populasi : jumlah keseluruhan objek penelitian. Sampel : bagian kecil dari populasi yang dipilih secara sistematis sehingga dapat mempresentasikan populasi, biasanya diambil 30% dari total populasi penelitian.

2.       Syarat menjadi sampel adalah memberikan gambaran umum dari populasi, memberikan keakurasian hasil penelitian, memungkinkan untuk dilaksanakan, memberikan gambaran biaya dan waktu relatif.

3.       Instrumen penelitian  ; merupakan alat pengambilan data dan informasi lapangan. Contoh instrumen penelitian ; angket, pedoman wawancara, skala, dll

4.       Perolehan dan pemrosesan data

4.1. Tekhnik Pengumpulan data ;  terdiri dari Observasi, wawancara, angket , Pemetaan dan interpreatasi citra

4.2. Pemrosesan Data ; merupakan dasar pembahasan dan kesimpulan, ini adalah salah satu bagian terpenting, karena jika keliru, maka akan menyebabkan kesimpulan bertolak belakang dengan landasan awal penelitian. Berikut metode pemrosesan data adalah pengolahan data, Analisis Data, dan penyajian hasil penelitian.

4.3. Pembuatan kesimpulan dan rekomendasi . laporan ditutup dengan kesimpulan dari tujuan penelitian. peneliti harus menggunakan bahasa yang baik, singkat, padat dan tidak ambigu ataupun memunculkan pertanyaan baru. juga rekomendasi bagi pembaca dan pemangku kebijakan.

4. Pedoman Penyusunan Laporan Penelitian 

       1.  Halaman Depan

            Merupakan bagian awal dari laporan sebelum memasuki bab.  Yang termasuk halaman depan adalah :

a)      Halaman Judul ; berisi judul penelitian, nama peneliti, tahun pembuatan

b)      Intisari, berisi penjelasan singkat yang memuat gambaran menyeluruh mengenai penelitian yang dilakukan

c)       Kata pengantar, berisi ucapan syukur pada Tuhan YME atas terselesaikannya laporan

d)      Daftar isi, merupakan urutan bab, sub judul berdasarkan sistematika

e)      Daftar gambar dan tabel ( jika ada ) 

2.               2. Halaman Bab Pendahuluan

            Merupakan bab awal dalam Laporan penelitian ini, yang terdiri :

a)      Latar belakang penelitian  ; berisi alasan penelitian ini dilakukan

b)      Rumusan masalah  ; merupakan daftar pertanyaan sebagai representasi masalah geosfer

c)     Tujuan Penelitian  ; berisi jawaban dari rumusan masalah

d)  Manfaat Penelitian ; berisi kegunaan penelitian bagi kehidupan sehari-hari pengembangan iptek

           3. Landasan teori, Kerangka fikir, dan  Metode Penelitian

            Landasan Teori : berisi materi-materi yang terkait dengan latar belakang penelitian Rumusan                 masalah

             Kerangka Berpikir : diagram alur yang menjelaskan garis besar alur logika sebuah penelitian

            Metode Penelitian : cara melakukan penelitian

4.                 4. Pembahasan Penelitian ; Merupakan inti dari penelitian

5.                5. Penutup, yang terdiri dari Kesimpulan dan saran

6.                       Daftar Pustaka ; Berisi rujukan literatur yang digunakan, sumber literatur : buku, jurnal, artikel, berita 

7.                6. Lampiran, merupakan bagian terpisah dari inti laporan

5. Sistematik Penulisan Laporan Penelitian 

        Berikut ini sistematika penulisan laporan penelitian Geografi ;

        Halaman Judul 

        Kata Pengantar 

        Daftar Isi 

        Bab I Pendahuluan 

            A. Latar Belakang 

            B. Rumusan Masalah

            C. Tujuan Penelitian 

            D. Manfaat Penelitian 

        BAB II. Deskripsi Wilayah 

            A. Lokasi Penelitian 

            B. Kondisi Fisik

        BAB III. Landasan Teori

            A. Landasan Teori 

            B. Kerangka berfikir 

            C. Metode Penelitian 

        BAB IV. Pembahasan 

        BAB V. Penutup ;

            A. Kesimpulan 

            B. Saran-Saran 

        Daftar Pustaka

        Daftar Lampiran 




Posting Komentar

0 Komentar